BRMP Kalteng–Mektan Pacu Adopsi Alat Tanam Semi Manual di Barito Timur
BARITO TIMUR - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah bersama Balai Penerapan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) melaksanakan Uji Penerapan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) alat mesin tanam semi manual di Desa Netampin, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur (12/11/2015).
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi dua satuan kerja BRMP dalam mendorong percepatan penerapan teknologi mekanisasi pertanian yang sesuai dengan karakteristik lahan di Kalimantan Tengah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur, Pemerintah Desa Netampin, PKK Desa Netampin, kelompok tani, serta tim teknis BRMP.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi teknis mengenai komponen alat, prinsip kerja, serta keunggulan alat tanam padi semi manual yang dirancang untuk lahan sawah dangkal dan petakan kecil. Selanjutnya dilakukan uji coba lapang, di mana petani berkesempatan mencoba pengoperasian alat tersebut.
Hasil uji penerapan menunjukkan bahwa alat tanam semi manual memiliki kinerja yang stabil, efisien, serta mudah dioperasikan di lahan berbentuk petakan kecil. Petani menilai alat ini lebih ringan, praktis, dan sesuai dengan kondisi lahan sawah Desa Netampin.
“Alat ini lebih mudah digunakan dibandingkan yang bertipe walking type. Lebih ringan dan cocok untuk lahan sempit kami,” ungkap salah satu petani peserta uji coba.
Seluruh peserta yang hadir menyampaikan apresiasi atas kegiatan uji coba alat tanam semi manual ini. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkenalkan inovasi mekanisasi pertanian yang sesuai dengan kondisi lahan di wilayah Barito Timur. Peserta juga berharap agar alat ini dapat terus dikembangkan dan disempurnakan sehingga dapat membantu petani meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Mektan dan BRMP Kalteng berharap penerapan teknologi mekanisasi pertanian di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat adopsi inovasi teknologi untuk mewujudkan pertanian yang modern, efisien, dan berkelanjutan dalam mendukung program nasional swasembada pangan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara petani dan tim teknis mengenai pengembangan alat sesuai kondisi lahan serta kebutuhan petani setempat, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) penyerahan alat tanam semi manual kepada kelompok tani Desa Netampin.